HUGENG | MEDAN - Gagasan mengenai sistem kepemimpinan kolektif kembali mengemuka menjelang Musyawarah Daerah (Musda) KAHMI Kota Medan periode 2026-2031. dr. Ade Taufiq, Sp. OG mendorong agar mekanisme presidium menjadi salah satu pilihan yang dibahas secara serius dalam menentukan arah kepemimpinan KAHMI Medan lima tahun ke depan. Menurut Ade Taufiq, gagasan tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan teknis pembagian jabatan, tetapi perlu dilihat dari karakter historis KAHMI sebagai organisasi yang sejak awal dibangun untuk menghimpun alumni HMI dengan latar belakang profesi, pengalaman, pemikiran, dan pengabdian yang sangat beragam. Secara historis, KAHMI lahir pada September 1966 dalam momentum Kongres VIII HMI di Surakarta. Musyawarah alumni pada 15 September 1966 menyepakati pembentukan Korps Alumni HMI, yang kemudian disahkan pada 17 September 1966. Pada fase awal, KAHMI menjadi ruang kekeluargaan, komunikasi, informasi, dan konsultasi bagi para alumni HMI. Perjalanan...
" HuGenG Mempersiapkan Putera-Puteri Indonesia Berkualitas Sanggup Berkompetisi Dalam Seleksi Rekrutmen Anggota POLRI"